Rabu, 15 Februari 2012

The color of tears

Yui - Namidairo


Kirawareteiru youna ki ga shiteta kaerimichi
Miageta heya no akari ima donna kimochi de iru no darou?
I had a feeling that you were upset with me on the way home 
I looked up at the light in the room. I wonder how you feel right now?

KENKA ni nareba sugu ayamaru, yowakute ANATA WA ZURUI HITO,
If things turn in to an argument you apologize right away. You're a weak, deceptive person 

Namidairo koe ga, kikoenai yoru wa,
Komarasete, shimau hodo, wagamama ni naritai,
The color of tears, on the nights when I can't hear your voice
I want to be so selfish that it will make you suffer

Daijyoubu, sou itte mita kedo,
Sonna hazu nai desho...
I tried telling you that I was fine
But can't you tell that there is no way I could be... 

Mizutamari ni utsuru, kanashii kao, minareteiru,
Muri iwanai tsumori, wakatteru kara, kurushiku naru no
I'm used to seeing the sad face reflected in the puddle
I know I'm trying not to say the impossible, and that's what makes it harder 

Yasashiku sa,reru to nakete kuru, yappari ANATA WA ZURUI HITO,
When you are nice to me it makes me cry. In the end, you are a weak, deceptive person

Namidairo koe ga, kikoenai yoru wa ,
Komarasete, shimau hodo, wagamama ni naritai,
The color of tears, on the nights when I can't hear your voice
I want to be so selfish that it will make you suffer

Daijyoubu, sou itte mita kedo,
Sonna hazu nai desho...
I tried telling you that I was fine
But can't you tell that there is no way I could be... 

Anata no mae jya usotsuki yo,
Kizuite hoshii to omotte iru no,
Sonna ni tsuyoi wake, jyanai kara ne, ATASHI
When I'm in front of you, I'm a liar
I want you to realize
It's not like I'm that strong

Namida kobosanai, kimete ita no ni ,
Komarasete, shimau yo ne? Wagamama ni narenai,
Even though I decided that I wouldn't cry
It would give you trouble right? I can't be selfish

Daijyoubu? Nante mata kiku kedo,
Sonna, hazu, nai desho...
Are you ok? You ask me again
But can't you tell that there is no way I could be...

Selasa, 14 Februari 2012

hadou & kidou


Kidou (demon arts/jurus iblis) adalah sihir yang digunakan oleh para Shinigami untuk bermacam keperluan seperti: menyerang, menyegel atau menyembuhkan. Untuk mengeluarkan Kidou, seorang Shinigami diharuskan berkonsentrasi menyalurkan energi rohnya beserta melafalkan mantra dan melakukan berbagai variasi segel dengan tangannya.
Kidou sendiri terdiri dari dua jenis, yaitu Bakudou (kidou penyegel) dan Hadou (kidou penyerang). Setiap jenisnya terdapat 99 mantra Kidou yang bernomor urut 1 hingga nomor 99. Nomor dari Kidou tersebut mengindikasikan tingkat kesulitan dari tiap-tiap mantra Kidou, yang berarti Kidou bernomor 1 adalah Kidou yang paling mudah diinkantasikan sedangkan Kidou bernomor 99 adalah Kidou yang paling susah.
Walaupun begitu, para Shinigami pengguna Kidou yang sudah menjalani beberapa latihan dan sudah terbiasa menggunakan Kidou bisa mengeluarkan Kidou tanpa melafalkan mantra (eishou haki) seperti yang dicontohkan oleh Aizen Sousuke saat mengeluarkan Hadou #99, Kurohitsugi. Hanya saja apabila diinkantasikan tanpa pelafalan mantra, efek dari kekuatan Kidou akan berkurang.

Bakudou

1. Sai (pengikat) – mengunci kedua lengan target di belakang punggungnya.

4. Hainawa (tali menjalar) – mengikat lengan target dengan energi berbentuk tali.

9. Geki (serang) – mengelilingi target dengan cahaya merah yang berakibat kelumpuhan pada target.
Mantra: hancurlah, anjing hitam dari Rondaniini. Menengadahlah pada jiwamu yang terbakar dan potonglah kerongkonganmu.

58. Kakushitsuijaku (pemanggilan burung gereja pelacak) – melacak dan mengetahui lokasi kekuatan roh yang difokuskan oleh pengguna kidou.
Mantra: hati di selatan, mata di utara, ujung jari di barat, tumit di timur, berkumpul bersama angin, berpencar bersama hujan.

61. Rikujoukourou (enam jeruji besi cahaya) – mengeluarkan enam cahaya yang menghantam dan mengikat pergerakan target.

63. Sajo Sabaku (ikatan rantai pengikat) – mengikat target dengan rantai besar yang terbuat dari pasir.

75. Gochuutekkan (lima pilar besi penahan) – memanggil lima pilar besar untuk menghantam dan mengunci target.

77. Tenteikuura (kereta roda surgawi dari langit sutera) – mengirimkan pesan ke beberapa roh yang ditujukan.
Mantra: jaring hitam dan putih, 22 jembatan, 66 mahkota dan sabuk, jejak kaki, petir di kejauhan, puncak pegunungan, tanah yang menguap, diselimuti oleh malam, lautan awan-awan, formasi biru, naik menuju lingkaran yang meninggi dan menyerbu menyebrangi surga.

81. Danku (kehampaan yang membelah) – menciptakan energi penghalang yang berbentuk tembok persegi.

99. Bagian 1: Kin (segel) – mengikat kedua lengan target dengan kain spiritual dan beberapa lempengan besi.

99. Bagian 2: Bankin (segel keseluruhan) – terdiri dari tiga langkah. Langkah pertama: Shiryu (ikatan terpatah), mengikat target dengan kain spiritual. Langkah kedua: Hyakurensan (seratus kuncian tergabung), menusuk target dengan besi tajam. Langkah terakhir: Bankin Taiho (larangan besar, segel keseluruhan), menjatuhkan bongkahan besi dari atas hingga menimpa target.



Hadou

1. Sho (dorong) – mendorong target agar menjauh dari pengguna.

4. Byakurai (kilatan putih) – menembakkan petir dari jari pengguna mantra.

31. Shakkahou (meriam api merah) – menembakkan energi spiritual berupa bola api ke musuh.
Mantra: oh penguasa, topeng dari daging dan darah, segala ciptaan di semesta, sayap-sayap yang mengepak, engkau yang memikul nama seorang manusia! Api yang menghanguskan dan kekacauan, kembangkan perubahan dinding selatan lautan.

33. Soukatsui (penjatuhan api biru) – menembakkan ledakan energi spiritual ungu yang membakar habis target.
Mantra: oh penguasa, topeng dari daging dan darah, segala ciptaan di semesta, sayap-sayap yang mengepak, engkau yang memikul nama seorang manusia! Kebenaran dan kesederhanaan, menyambar perlahan cakarmu pada dinding yang berpura-pura mengabaikan dosa!

54. Haien (api penghapusan) – menembakkan api berwarna keungunan yang membakar target secara keseluruhan.

63. Raikouhou (meriam guntur) – menembakkan energi listrik yang besar untuk menghancurkan target.
Mantra: tulang dari hewan liar yang merantau, puncak menara, kristal merah tua, piringan besi, ketika sang angin berubah, dan biarkan kekosongan berhenti, biarkan dentuman tombak-tombak bergema melewati istana yang dilepaskan.

63. Souren Soukatsui (penjatuhan api biru bunga teratai kembar) – menembakkan ledakan reiatsu berwarna biru ke arah target, mirip dengan Soukatsui, namun dengan area yang lebih luas dan lebih kuat. Di anime, Rukia melabeli hadou ini sebagai nomor 73.

90. Kurohitsugi (peti mati hitam) – mengelilingi target dengan energi spiritual berupa balok hitam yang besar, kemudian menusuk-nusuk target dengan ratusan tombak energi, mengakibatkan kerusakan parah pada seluruh bagian tubuh target.


Lainnya

00. Hakufuku (rayapan putih) – digunakan Hinamori Momo untuk membuat para penjaga tidak sadarkan diri saat ia di penjara. Dalam anime, Hakufuku dilabeli sebagai bakudou tanpa nomor.

00. Kyomon (gerbang cermin) – digunakan Hitsugaya Toushirou untuk menyegel kamar Hinamori Momo saat berada di rumah sakit. Menciptakan penghalang seperti kaca, sulit ditembus dari luar namun mudah dihancurkan dari dalam.


©Burogu, 14/02/2012

Senin, 13 Februari 2012

Menos Grande

Eh, KALIAN!! Iya.. kalian
Anak CI ya ? Gimana hasil UKK kemarin ? Ada yang remidial nggak ?

AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA~
Ngenes.. Ngenes.. Rasanya saya ingin berteriak seperti itu di tengah lapangan. (=3=)
Kalau dibilang lucu, kehidupan anak CI memang selalu LUCU. Setelah seminggu semua anak CI melewati UKK yang "Sesuatu" banget, dan akhirnya kita mendapatkan hasil yang "Sesuatu" juga..
HAHAHAHAHA

Bagaimana tidak?
Berita remedial itu, satu persatu berdatangan seperti sekumpulan Menos Grande yang masuk ke kota kami yag kecil ini, yaitu kota "Cerdas Istimewa". Padahal, konon kota tersebut disebut-sebut sebagai kotanya orang-orang cerdas, tapi lihatlah sekarang..
Kota tersebut telah porak-poranda.
Warga-warganya kebanyakan sudah sekarat, tapi tidak tahu harus meminta bantuan kepada siapa. Akhirnya mereka hanya pasrah. Menunggu datang serangan selanjutnya, dan berjuang agar setidaknya mereka tetap dapat bernafas.

Menos Grande

©Burogu, 14/02/2012